MENCERMATI PELAJARAN AGAMA PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

Disebutkan dalam Bab pendahuluan kurikulum kompetensi: “Kehidupan dan peradaban manusia di awal milenium ketiga ini mengalami banyak perubahan. Dalam merespon fenomena itu, manusia berpacu mengembangkan pendidikan baik di bidang ilmu-ilmu sosial, ilmu alam, ilmu pasti maupun ilmu-ilmu terapan. Namun bersamaan dengan itu muncul sejumlah krisis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, misalnya krisis politik, ekonomi, sosial, […]

Renungan Dibalik Rangkaian Musibah (Selesai)

Artikel sebelumnya: Renungan Dibalik Rangkaian Musibah (Bagian 1)

Renungan kedua: Hanya Allah semata yang mengatur Alam semeta ini

Kita sebagai seorang muslim wajib mempercayai bahwa semua yang terjadi di di muka bumi ini adalah atas kehendak dan takdir Allah. Bila Allah berkehendak atas sesuatu maka tidak seorangpun yang dapat menolaknya. Sebaliknya bila Allah tidak berkehendak atas sesuatu maka tidak seorangpun yang dapat menjadikannya. Termasuk segala musibah dan bencana yang terjadi adalah atas izin dan kehendak Allah semata. Segala apa yang terjadi telah ditetapkan Allah dalam kitab Luhmahfuz. Sebagaimana Allah berfirman:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا [الحديد/22]

”Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya”.

Berkata Ibnu Katsiir: Maksudnya adalah sebelum Allah menciptakan makhluk dan menjadikan ruh manusia. (lihat tafsir Ibnu Katsir: 2/47)
Read more about Renungan Dibalik Rangkaian Musibah (Selesai)