Eksistensi Hakekat Dan Syariat Dalam Istilah Sufiah

Eksistensi Hakekat Dan Syariat Dalam Istilah Sufiah Eksistensi hakekat menurut orang-orang sufi adalah takwil-takwil yang mereka reka-reka dalam menafsirkan ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits Nabiﷺ. Kemudian mereka simpulkan bahwa takwil-takwil tersebut hanya bisa diketahui oleh orang-orang khusus, atau mereka sebut ulama khas (khusus) diatas tingkatan ini ada lagi tingkat yang lebih tinggi yaitu ulama khasul […]

Renungan Dibalik Rangkaian Musibah (Selesai)

Artikel sebelumnya: Renungan Dibalik Rangkaian Musibah (Bagian 1)

Renungan kedua: Hanya Allah semata yang mengatur Alam semeta ini

Kita sebagai seorang muslim wajib mempercayai bahwa semua yang terjadi di di muka bumi ini adalah atas kehendak dan takdir Allah. Bila Allah berkehendak atas sesuatu maka tidak seorangpun yang dapat menolaknya. Sebaliknya bila Allah tidak berkehendak atas sesuatu maka tidak seorangpun yang dapat menjadikannya. Termasuk segala musibah dan bencana yang terjadi adalah atas izin dan kehendak Allah semata. Segala apa yang terjadi telah ditetapkan Allah dalam kitab Luhmahfuz. Sebagaimana Allah berfirman:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا [الحديد/22]

”Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya”.

Berkata Ibnu Katsiir: Maksudnya adalah sebelum Allah menciptakan makhluk dan menjadikan ruh manusia. (lihat tafsir Ibnu Katsir: 2/47)
Read more about Renungan Dibalik Rangkaian Musibah (Selesai)