Dalil-dalil Wajibnya Taat Penguasa

Dalil-dalil tentang wajibnya taat pada penguasa وَإِذَا جَاءهُمْ أَمْرٌ مِّنَ الأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُواْ بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَى أُوْلِيالأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنبِطُونَهُ مِنْهُمْ وَلَوْلاَ فَضْلُ اللّهِ عَلَيْكُمْ …

Read More

Renungan Dibalik Rangkaian Musibah (Selesai)

Kita sebagai seorang muslim wajib mempercayai bahwa semua yang terjadi di di muka bumi ini adalah atas kehendak dan takdir Allah. Bila Allah berkehendak atas sesuatu maka tidak seorangpun yang dapat menolaknya. Sebaliknya bila Allah tidak berkehendak atas sesuatu maka tidak seorangpun yang dapat menjadikannya. Termasuk segala musibah dan bencana yang terjadi adalah atas izin dan kehendak Allah semata. Segala apa yang terjadi telah ditetapkan Allah dalam kitab Luhmahfuz.

Read More

Syarah Nama Allah “Al Fattaah” (Bagian 2)

Diantara keputusan dan pertolongan Allah terhadap Rasul صلى الله عليه وسلم dan orang-orang yang beriman ialah Allah bukan rahasia kemunafikan yang tersembunyi dalam diri orang-orang munafik. Sebagaimana Allah sebutkan dalam firman-Nya,

فَتَرَى الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضُُ يُسَارِعُونَ فِيهِمْ يَقُولُونَ نَخْشَى أَن تُصِيبَنَا دَآئِرَةُُ فَعَسَى اللهُ أَن يَأْتِيَ بِالْفَتْحِ أَوْ أَمْرٍ مِّنْ عِندِهِ فَيُصْبِحُوا عَلَى مَآأَسَرُّوا فِي أَنفُسِهِمْ نَادِمِينَ المائدة: ٥٢

“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka”.

Dalam firman Allah yang lain disebutkan:

الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِن كَانَ لَكُمْ فَتْحُُ مِّنَ اللهِ قَالُوا أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ وَإِن كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبُُ قَالُوا أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُم مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ فَاللهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَن يَجْعَلَ اللهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلاً . النساء: ١٤١

“(Yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu (hai orang-orang mukmin). Maka jika terjadi bagimu kemenangan dari Allah mereka berkata: “Bukankah kami (turut berperang) beserta kamu ?” Dan jika orang-orang kafir mendapat keberuntungan (kemenangan) mereka berkata: “Bukankah kami turut memenangkanmu, dan membela kamu dari orang-orang mukmin?” Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu di hari kiamat dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman”.

Sikap bermuka dua dalam ayat di atas adalah gambaran tetang kebiasaan orang-orang munafik. Ketika mereka berada bersama orang-orang beriman mereka seolah-olah ikut membantu perjuangan umat Islam. Tetapi sebenarnya mereka membantu orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang muslim dengan menunjukkan titik-titk kelemahan kaum muslimin kepada orang-orang kafir.

Read More

Syarah Nama Allah “Al Fattaah” (Bagian 1)

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, selawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga selawat dan salam juga terlimpahkan buat keuarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk Mereka sampai hari kiamat.

Allah memiliki nama-nama yang sangat mulia dan indah. Kemulian dan keindahan tersebut dari dua segi; dari segi lafatz dan dari segi maknanya. Makna dari nama-nama Allah tersebut menunjukkan akan sifat Allah yang Maha Sempurna.

Sebagaimana Allah tegaskan dalam firman-Nya,

وَللهِ اْلأَسْمَآءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَاكَانُوا يَعْمَلُونَ :الأعراف: ١٨٠.

“Dan Allah memiliki nama-nama yang indah, maka berdoalah kepadanya dengan nama-nama-Nya tersebut. Dan jauhilah orang-orang yang menyimpang dalam (memahami) nama-nama-Nya. Mereka akan dibalasi terhadap apa yang mereka lakukan”.

Read More

Terminologi Hati Dalam Pandangan Islam (Selesai)

Diantara hal yang dapat membuat hati kita tetap tegar dan kokoh serta istiqamah dalam memegang kebenaran adalah dengan membaca sejarah kehidupan para nabi dan rasul serta para sahabat. Kita akan melihat bagaimana mereka tidak pernah goyah keyakinan mereka dengan sebesar apapun tantangan yang mereka hadapai. Oleh sebab itu, Allah menyebutkan dalam kitab suci-Nya kisah-kisah para nabi dan umat yang terdahulu agar kita bisa mengambil pelajaran dari sejarah kehidupan mereka. Seperti kisah nabi nuh yang 950 tahun. Betapa sabarnya beliau dalam menghadapi tantangan kaumnya.

Read More

Terminologi Hati Dalam Pandangan Islam (Bagian 2)

Bentuk Dan Jenis Penyakit Hati

Bentuk penyakit hati secara umum ada dua macam:

Pertama: Asy Syubuhaat (berhubungan dengan keyakinan) yaitu menyenagi segala bentuk keyakinan yang kufur dan sesat, seperti syirik, nifaq dan bid’ah dan seterusnya.

Kedua: Asy Syahawaat (berhubungan dengan akhlak) yaitu menyenangi berbagai macam bentuk maksiat. Diantaranya ada yang berhubungan dengan kepuasan sex, seperti zina, onani, lesbian, homosex dan sterusnya. Dan diantaranya ada pula yang behubungan tingkah laku, seperti sombong, hasad, dengki, congkak dan seterusnya.

Read More